Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
DPRD provinsi

Minibus Terjun ke Sungai di Tanggamus, DPRD Lampung Minta Evaluasi Jembatan Tua

15
×

Minibus Terjun ke Sungai di Tanggamus, DPRD Lampung Minta Evaluasi Jembatan Tua

Share this article
Example 468x60

BANDAR LAMPUNG – Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Lampung , Yusnadi , mencatat peristiwa kecelakaan satu unit minibus yang terjun ke sungai di jembatan gantung Pekon Banjar Agung Ilir, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, Senin (9/2/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.

Dalam kejadian tersebut, sebanyak 18 penumpang berada di dalam kendaraan. Dua orang dilaporkan dalam kondisi kritis, namun tidak terdapat jiwa korban. Video yang beredar di media sosial menampilkan badan minibus yang berada di sungai, sementara jembatan gantung tampak miring. Warga setempat yang bergotong royong mengevakuasi penumpang dan sopir dari dalam kendaraan.

Example 300x600

Yusnadi menyampaikan atas kejadian tersebut. Ia menilai kecelakaan ini harus menjadi peringatan serius bagi pemerintah untuk segera memutar kondisi jembatan penghubung masyarakat yang sebagian besar sudah berusia lama dan tidak lagi layak digunakan.

“Ini perlu menjadi perhatian khusus. Banyak jembatan dengan konstruksi lama di Lampung yang kondisinya serupa. Jangan menunggu ada korban atau kejadian viral baru dilakukan perbaikan,” tegasnya, Selasa (10/2).

Menurut Yusnadi, jembatan merupakan akses vital masyarakat sehingga harus masuk dalam skala prioritas pembangunan dan perbaikan infrastruktur. Ia mengungkapkan, dalam sejumlah rapat bersama instansi teknis dan kementerian terkait, telah dibahas solusi perbaikan jembatan yang dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran.

Ia mencontohkan perbaikan jembatan di Kali Pasir dan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur, yang sebelumnya sempat viral dan kini telah menunjukkan kemajuannya. Pemerintah juga menyiapkan pembangunan jembatan gantung sementara agar aktivitas masyarakat tetap berjalan sambil menunggu pembangunan jembatan permanen.

“Model seperti itu juga perlu diterapkan di Tanggamus dan Lampung Tengah, khususnya pada jembatan gantung yang sudah tidak layak pakai. Minimal dibuatkan jembatan gantung sementara agar mobilitas antar desa tidak terputus,” ujarnya.

Yusnadi menegaskan pemerintah daerah harus lebih proaktif melakukan pemantauan, evaluasi, serta pemeriksaan rutin terhadap jembatan-jembatan di Lampung.(**)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *