LAMPUNG UPDATE – Hadirnya Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi dalam Musyawarah Cabang (Muscab) Partai PDI Perjuangan Lampung Selatan menjadi kejutan yang menyegarkan dalam peta politik daerah.
Kehadiran beliau yang bukan berasal dari partai dengan logo banteng tersebut tidak hanya menjadi sorotan utama para hadirin, tetapi juga menyampaikan pesan hangat yang mendalam: upaya membangun Lampung Selatan tidak mengenal batasan warna partai dan golongan politik.
Di tengah dinamika politik yang kerap terkotak-kotak berdasarkan afiliasi partai, kehadiran radityo egi pratama menjadi bukti nyata bahwa kepentingan daerah adalah yang utama. Membangun daerah tidak boleh terjebak pada perbedaan identitas politik, karena setiap elemen masyarakat dan figur kepemimpinan memiliki kontribusi berharga untuk kemajuan bersama.
Pesan yang disampaikan adalah jelas: kerja sama lintas partai bukan hanya mungkin, tetapi juga diperlukan untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan yang dihadapi Lampung Selatan – mulai dari pembangunan infrastruktur hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat melaui agroeduwisata.
Dalam kesempatan tersebut, salah satu Sekretaris Jenderal Karang Taruna Lampung Selatan juga menyampaikan pernyataan yang penuh makna. “Bupati Radityo Egi sedang mengedukasi kita semua agar berpikir majemuk, menghargai keberagaman, dan mengedepankan nilai-nilai egaliter,” ujar Kang ay sapaan akrabnya.
Menurutnya, kehadiran Bupati Radityo Egi bukan sekadar bentuk kedekatan antar elemen masyarakat, tetapi juga sebagai upaya konkret untuk menanamkan pemahaman bahwa keberagaman dalam warna politik, latar belakang, dan pandangan adalah aset yang harus diperkuat – bukan menjadi sumber perpecahan yang menghambat langkah kemajuan.
Antusiasme yang luar biasa dari para kader PDI Perjuangan Lampung Selatan menjadi momen yang penuh makna. Mereka dengan senang hati menyambut, memberikan sambutan hangat, dan bahkan berebut berfoto bersama.
Kang Ay jelaskan Momen tersebut menunjukkan bahwa perbedaan entitas politik bukanlah hal yang harus menyebabkan pemisahan. Sebaliknya, perbedaan tersebut adalah berkah yang dapat memperkaya wawasan dan memperkuat fondasi kemajuan daerah. Ujarnya.
Setiap partai memiliki visi dan program yang berharga, dan ketika elemen-elemen tersebut dapat bersatu dalam semangat kerja sama, maka langkah menuju Lampung Selatan yang lebih maju akan menjadi lebih solid dan terarah. Tuturnya
Kang Ay menyatakan hadirmya Radityo Egi di Muscab PDI Perjuangan Lampung Selatan bukan hanya sekadar kunjungan resmi, melainkan simbol dari semangat gotong royong yang mendalam. Ini menjadi contoh nyata bahwa dalam membangun daerah, kita harus mampu melihat lebih jauh dari batasan partai dan fokus pada tujuan bersama: mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Lampung Selatan. Semangat yang terlihat dalam acara tersebut patut menjadi inspirasi bagi semua elemen bangsa untuk bekerja sama tanpa memandang perbedaan, karena hanya dengan cara itu kita dapat membawa daerah dan negara kita menuju masa depan yang lebih baik. Tutupnya.*



















