Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Uncategorized

Ibu Hamil Empat Bulan Dibacok Suami di Pasar Ulu 1 Krui, Pelaku Buron

18
×

Ibu Hamil Empat Bulan Dibacok Suami di Pasar Ulu 1 Krui, Pelaku Buron

Share this article
Example 468x60

LAMPUNGUPDATE.COM, – Seorang ibu rumah tangga yang tengah mengandung empat bulan menjadi korban pembacokan oleh suaminya sendiri, Selasa (3/2/2026).

‎Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WIB di kediaman korban. Korban diketahui bernama Penti Antina (34), seorang ibu rumah tangga yang berdomisili di Pasar Ulu 1.

‎Akibat kejadian itu, korban mengalami luka bacok serius di sejumlah bagian tubuh dan harus mendapatkan penanganan medis intensif.

‎Lurah Pasar Kota Krui, Rusmin Mawar Tanjung, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihak kelurahan telah menerima laporan resmi dari masyarakat terkait insiden kekerasan tersebut.

‎Ia menjelaskan berdasarkan laporan yang diterima, kejadian bermula sekitar pukul 18.45 WIB ketika pelaku, Sobran Yakub (40), warga Pekon Way Redak, Kecamatan Pesisir Tengah, mendatangi rumah istrinya dengan membawa sebilah golok.

‎Setibanya di rumah korban sekitar pukul 19.00 WIB, pelaku terlibat cekcok mulut dengan korban yang diduga dipicu permasalahan rumah tangga.

‎”Pertengkaran tersebut kemudian berujung pada aksi kekerasan,”ujar Rusmin.

‎Dalam kondisi emosi, pelaku membacok korban menggunakan golok. Korban sempat menangkis serangan dengan tangan kiri sehingga menyebabkan ibu jari tangan kiri putus.

‎Pelaku kembali mengayunkan golok dan korban kembali menangkis dengan tangan kanan hingga telapak tangan kanan mengalami luka sobek dan berlumuran darah.

‎”Tidak berhenti di situ, pelaku kembali menyerang. Saat korban berusaha menghindar dengan memutar badan, ia justru terkena bacokan di bagian punggung kiri yang mengakibatkan luka sobek cukup serius,” jelasnya.

‎Sekitar pukul 19.22 WIB, warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke Puskesmas Krui untuk mendapatkan perawatan medis.

‎Sementara itu, usai melakukan aksi kejam tersebut, pelaku melarikan diri dan hingga kini masih dalam status buron.

‎Aparat kepolisian setempat telah melakukan upaya pencarian dan penyelidikan guna menangkap pelaku.

‎Pihak kelurahan bersama aparat keamanan mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta segera melaporkan kepada pihak berwajib apabila mengetahui keberadaan pelaku.

‎Kasatreskrim Polres Pesisir Barat, Iptu R.A. Miya Ratih, belum memberikan keterangan resmi terkait kasus tersebut.(RED)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *