BANDAR LAMPUNG – Hari Pers Nasional (HPN) 2026 menjadi momentum refleksi bagi insan media di tengah derasnya arus informasi digital. Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Lampung , Elsan Tomi Sagita atau yang akrab disapa Tomi, menegaskan orang harus tetap tajam, independen, dan konsisten menggalang kepentingan publik.
Politisi muda Partai Golkar Lampung itu menilai, di era media sosial yang serba cepat, tantangan utama pers tidak semata-mata soal kecepatan publikasi, melainkan menjaga kualitas pemberitaan serta keberanian menyampaikan fakta.
“Pers hari ini tidak cukup hanya cepat. Pers harus tajam, berimbang, dan berani menyuarakan kebenaran. Di situlah kepercayaan masyarakat dibangun,” ujar Tomi, Senin (9/2).
“Ketika media kritis dan berbasis data, itu membantu kami di legislatif untuk mengaburkan kebijakan. Kritik yang objektif bukan ancaman, melainkan bagian dari proses perbaikan,” tegasnya.
Dalam momentum HPN 2026, Tomi mengajak seluruh insan pers untuk terus menjaga profesi marwah serta memperkuat komitmen terhadap kode etik jurnalistik.(**)



















