Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Uncategorized

‎Retribusi Wisata Labuhan Jukung Tembus 73,7 Persen, Geliat Pariwisata Pesisir Barat Kembali Tumbuh

11
×

‎Retribusi Wisata Labuhan Jukung Tembus 73,7 Persen, Geliat Pariwisata Pesisir Barat Kembali Tumbuh

Share this article
Example 468x60

PESISR BARAT – ‎Riuh debur ombak di Pantai Labuhan Jukung, Krui, perlahan membawa kabar baik bagi sektor pariwisata di Kabupaten Pesisir Barat. Hingga akhir April 2026, capaian retribusi wisata di destinasi andalan Kabupaten termuda di Lampung itu telah menyentuh 73,7 persen dari target tahunan yang ditetapkan pemerintah daerah.

‎Angka tersebut menjadi sinyal tumbuhnya kembali geliat wisata di wilayah berjuluk bumi para sai batin dan ulama tersebut.

‎Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata pada Disporaparegraf Pesisir Barat, Astri G. Sabihi, mengatakan target retribusi wisata Pantai Labuhan Jukung pada 2026 ditetapkan sebesar Rp 186.250.000.00- Hingga akhir April, realisasi yang tercatat telah mencapai Rp 131.975.000,00-

‎”Realisasi retribusi wisata Labuhan Jukung tahun 2026 saat ini sudah tercapai sebesar 73,7 persen dari target yang ditetapkan,” ujar Astri, Selasa (12/5/2026).

‎Capaian tersebut dinilai cukup menggembirakan jika dibandingkan dengan beberapa tahun sebelumnya. Pada 2024 dan 2025, target retribusi wisata Labuhan Jukung masing-masing sebesar Rp 97 juta. Namun realisasinya hanya berada di kisaran Rp 77 juta.

‎Tak hanya dari sisi pendapatan, peningkatan juga terlihat dari jumlah kunjungan wisatawan. Berdasarkan tiket yang terjual, hingga akhir April 2026 tercatat sebanyak 9.740 wisatawan berkunjung ke Labuhan Jukung.

‎Jumlah itu meningkat dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencapai 5.650 pengunjung. Sementara pada 2024, kunjungan wisatawan hingga akhir April tercatat sebanyak 12.320 orang.

‎Menurutnya, peningkatnya kunjungan wisatawan bukan sekadar soal angka statistik. Ramainya wisatawan ikut menghidupkan denyut ekonomi kecil di sekitar pantai, mulai dari pedagang makanan, penyedia jasa sewa tikar, hingga pelaku usaha mikro lainya.

‎Astri mengakui, lonjakan wisatawan biasanya terjadi pada momen-momen tertentu, seperti libur Natal dan Tahun Baru maupun Hari Raya Idul Fitri. Pada masa itulah kawasan pantai dipenuhi wisatawan lokal maupun luar daerah yang datang menikmati panorama pesisir Krui.

‎Meski demikian, pemerintah daerah berkomitmen terus melakukan pembenahan agar Labuhan Jukung tetap menjadi tujuan wisata favorit di Pesisir Barat.

‎”Meskipun di tengah efisiensi anggaran, tentu kita akan terus lakukan perbaikan demi kenyamanan pengunjung, termasuk pembangunan spot foto yang insya Allah akan kita anggarkan pada perubahan nanti,” tandasnya.

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *