Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaBumnPerkebunanPtpn

Teh Pagar Alam Sabet Lima Penghargaan di Kompetisi Teh Nasional 2026

31
×

Teh Pagar Alam Sabet Lima Penghargaan di Kompetisi Teh Nasional 2026

Share this article
Example 468x60

Lampungupdate.com–Kualitas Teh Pagar Alam kembali diakui di panggung nasional. PTPN I (Persero) Regional 7 sukses memboyong lima penghargaan sekaligus pada ajang 4th National Tea Competition Indonesia 2026, sekaligus memperkuat daya saing produk teh asal Sumatera Selatan ini.

Malam penganugerahan ini dilangsungkan di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta, pada Jumat (18/9/2026). Sebelumnya, kompetisi yang dihelat oleh Asosiasi Teh Indonesia (ATI) ini telah digelar pada 19–21 Agustus 2026 di Bandung, serta diikuti oleh 32 perusahaan produsen teh dengan total 74 sampel dari berbagai penjuru tanah air.

Example 300x600

Bagi PTPN I (Persero) Regional 7, prestasi ini merefleksikan konsistensi perusahaan dalam merawat mutu, mulai dari tahap budidaya, pemetikan, pengolahan, hingga pengendalian mutu yang ketat.

Region Head PTPN I (Persero) Regional 7, Iyan Heryanto, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh insan perkebunan yang telah bekerja keras menjaga standar kualitas teh.

“Lima penghargaan ini menjadi apresiasi atas kerja dan konsistensi seluruh tim. Bagi kami, ini bukan tujuan akhir, melainkan dorongan untuk terus meningkatkan mutu produk,” ujar Iyan.

Iyan menegaskan bahwa standar kualitas tinggi diterapkan di setiap lini produksi, bukan sekadar untuk memenangkan kompetisi, melainkan sebagai budaya kerja sehari-hari. Capaian ini juga diharapkan mampu membuka peluang lebih luas bagi Teh Pagar Alam untuk menembus pasar internasional.

Tantangan dan Prospek Industri Teh Nasional

Sementara itu, Ketua Asosiasi Teh Indonesia, Dede Kusdiman, menekankan bahwa peningkatan mutu merupakan kunci utama agar teh Indonesia kian kompetitif di kancah global.

Ajang 4th National Tea Competition Indonesia 2026 sendiri bertujuan mengangkat citra teh nasional serta mengapresiasi produsen berkualitas. Penilaian ini turut melibatkan juri bersertifikasi internasional, salah satunya Prof. Lie Tjie Kiong dari Singapura.

Kendati demikian, industri teh nasional masih dihadapkan pada sejumlah tantangan, seperti fluktuasi tekanan harga dan cuaca ekstrem.

Direktur PT Agriwangi Sentosa, Rachman Priyono, menyebutkan bahwa fenomena cuaca kering akibat El Nino turut berdampak pada volume produksi secara keseluruhan.

Meski menghadapi tantangan iklim, raihan lima penghargaan ini menjadi momentum strategis bagi PTPN I (Persero) Regional 7 untuk memperkokoh tradisi mutu, sekaligus menghadirkan produk perkebunan yang bernilai tambah tinggi bagi masyarakat luas.(**)

Seluruh penghargaan tersebut diraih pada kategori Teh Hitam CTC, dengan rincian sebagai berikut:
Juara 1 CTC PD
Juara 2 CTC PF 1
Juara 2 CTC D 1
Juara 2 CTC Fanning
Juara 3 CTC BP 1

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *