Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Hardiknas 2026: Dr. Ryzal Perdana Tekankan Sinergi Akademisi dan Praktisi dalam Mewujudkan Partisipasi Semesta

14
×

Hardiknas 2026: Dr. Ryzal Perdana Tekankan Sinergi Akademisi dan Praktisi dalam Mewujudkan Partisipasi Semesta

Share this article
Example 468x60

BANDARLAMPUNG, Lampung Update – Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada 2 Mei 2026, Dr. Ryzal Perdana, M.Pd., memberikan catatan penting mengenai arah pendidikan nasional. Dalam kapasitasnya sebagai pengajar di FKIP Universitas Lampung sekaligus Ketua Dewan Pengurus Yayasan Pembina (YP) Unila, ia menekankan bahwa kualitas pendidikan Indonesia saat ini sangat bergantung pada keberhasilan kolaborasi lintas sektor.

Mengangkat tema nasional “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, Dr. Ryzal melihat tema ini sebagai jembatan antara teori pendidikan di kampus dengan praktik di sekolah.

Example 300x600

“Secara akademis, kita memahami bahwa ekosistem pendidikan yang tangguh membutuhkan keterlibatan publik yang luas. Namun, tantangan terbesarnya adalah bagaimana teori ‘Partisipasi Semesta’ ini benar-benar diimplementasikan dalam kebijakan di tingkat sekolah,” ujar Dr. Ryzal dalam rilis media yang diterima Humas YP Unila, Sabtu (2/5).

Sebagai akademisi FKIP Unila, Dr. Ryzal menyoroti perlunya sinergi antara satuan pendidikan, keluarga, industri, dan pemerintah untuk menciptakan lingkungan belajar yang adaptif terhadap perubahan zaman. Baginya, penelitian-riset pendidikan di perguruan tinggi harus mampu menjangkau langsung kebutuhan di sekolah-sekolah di bawah naungan yayasan.

“Di YP Unila, kami berkomitmen menjadi laboratorium hidup di mana nilai-nilai inklusivitas dan inovasi pendidikan dijalankan secara nyata. Kami ingin memastikan bahwa layanan pendidikan yang unggul bukan sekadar wacana akademik, melainkan kenyataan yang dirasakan oleh setiap siswa,” tambahnya.

Beliau berharap momen Hardiknas 2026 ini menjadi titik balik bagi para pendidik untuk tidak berhenti berinovasi. Ia menegaskan bahwa tujuan utama pendidikan bukan sekedar mencetak lulusan yang cerdas secara intelektual, tetapi juga individu yang memiliki integritas moral dan daya saing global.

“Kita sedang mempersiapkan generasi yang akan mengisi masa depan. Melalui momentum 2 Mei ini, mari kita memperkuat komitmen untuk memberikan akses pendidikan terbaik bagi siapa saja, tanpa kecuali, dengan mengedepankan kolaborasi yang berbasis pada data dan penelitian,” tutupnya.

Peringatan Hardiknas ini juga menjadi momentum bagi SMA YP Unila untuk terus mengokohkan posisinya sebagai institusi yang memegang teguh semangat “Sekolahnya Juara, Sekolah Juara”.(**)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *