Lampungupdate.com–Sebanyak Rp762 juta disalurkan Kebun Sosa PTPN IV Regional 2 untuk mendukung berbagai kebutuhan masyarakat di Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara, sepanjang periode 2024-2026. Dana tersebut disalurkan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Dari total nilai tersebut, Rp698 juta telah direalisasikan. Adapun Rp64 juta lainnya masih dalam proses pelaksanaan.
Bantuan diarahkan ke sejumlah bidang yang bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah operasional perkebunan. Di antaranya fasilitas ibadah, pendidikan, penghijauan, ketahanan pangan, serta sarana pendukung pelayanan publik.
Kepala Bagian Sekretariat dan Hukum PTPN IV Regional 2 Muhammad Ridho Nasution mengatakan, program TJSL disusun dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat di sekitar Kebun Sosa.
”Setiap wilayah memiliki kebutuhan yang berbeda. Karena itu, kami berusaha melihat apa yang memang diperlukan masyarakat dan kemudian menyesuaikannya dengan kemampuan serta program yang dimiliki perusahaan. Harapannya, bantuan tersebut benar-benar memberikan manfaat,” ujar Ridho.
Menurut dia, program TJSL merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam menjalankan kegiatan usaha. Hal itu dinilai penting mengingat aktivitas perkebunan berlangsung berdampingan dengan kehidupan masyarakat di sekitarnya.
Ridho mengatakan, ukuran kebermanfaatan program tidak semata-mata dilihat dari nilai bantuan yang disalurkan. Penggunaan bantuan dan dampaknya bagi penerima manfaat juga menjadi pertimbangan.
”Yang kami jaga adalah agar kontribusi perusahaan tetap memiliki manfaat yang nyata. Bukan semata soal berapa nilai bantuannya, tetapi bagaimana bantuan itu bisa digunakan dan dirasakan masyarakat,” katanya.
Tidak hanya fasilitas ibadah
Ragam program TJSL Kebun Sosa tidak terpusat pada satu sektor. Selain mendukung fasilitas ibadah, bantuan juga mencakup pendidikan, lingkungan, ketahanan pangan, dan kebutuhan yang berkaitan dengan pelayanan publik.
Corporate Communication PTPN IV Regional 2 Maktal Kunto Aji mengatakan, variasi program tersebut disesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing wilayah.
”TJSL adalah bagian dari cara perusahaan hadir di tengah masyarakat. Bentuknya memang bisa berbeda-beda, tergantung kebutuhan. Ada yang berkaitan dengan pendidikan, lingkungan, ketahanan pangan, fasilitas ibadah maupun pelayanan publik,” ujar Aji.
Ia mengatakan, nilai Rp762 juta merupakan akumulasi berbagai program yang dijalankan Kebun Sosa selama periode 2024-2026.
Menurut Aji, keberadaan perkebunan di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan kegiatan produksi. Hubungan sosial dengan masyarakat sekitar juga menjadi bagian yang perlu dijaga agar aktivitas perusahaan dapat berjalan berdampingan dengan kehidupan warga.
”PTPN IV Regional 2 melalui Kebun Sosa ingin membangun hubungan yang baik dan berkelanjutan di tengah masyarakat. Kami berharap manfaat keberadaan Kebun Sosa semakin luas dirasakan masyarakat,” katanya.
Warga berharap berkelanjutan
Bagi masyarakat, dukungan terhadap fasilitas dan kegiatan yang dibutuhkan warga dinilai menjadi salah satu bentuk manfaat yang dapat dirasakan secara langsung dari keberadaan perusahaan perkebunan.
Perwakilan warga setempat, Andi, mengatakan bantuan yang diberikan Kebun Sosa selama ini membantu masyarakat, terutama ketika dukungan tersebut sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
”Bagi masyarakat, bantuan yang diberikan tentu sangat berarti, apalagi memang sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Kami berharap hubungan baik antara masyarakat dengan Kebun Sosa terus berjalan dan kontribusinya semakin banyak dirasakan warga,” ujar Andi.
Menurut Andi, keberadaan perusahaan perkebunan di suatu daerah idealnya berjalan beriringan dengan kehidupan masyarakat. Dukungan terhadap fasilitas maupun kegiatan warga, kata dia, menjadi salah satu bentuk hubungan yang dapat memperkuat keterkaitan antara perusahaan dan lingkungan sekitarnya.
Ia berharap Kebun Sosa dapat terus berkembang dan mempertahankan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat.
”Semoga Kebun Sosa terus berkembang dan semakin banyak manfaat yang bisa diberikan,” ujarnya.
Ke depan, PTPN IV Regional 2 menyatakan akan mempertahankan program yang dinilai sesuai dengan kebutuhan masyarakat sekaligus sejalan dengan pengelolaan Kebun Sosa. Perusahaan berharap kegiatan operasional perkebunan dapat memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi lingkungan sekitar, selain menjalankan kontribusinya kepada negara.(**)



















