Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaBumnPerkebunanPtpn

Jawab Tuntutan Pasar Global, PalmCo Perkuat Standar Mutu dan Ketertelusuran CPO

22
×

Jawab Tuntutan Pasar Global, PalmCo Perkuat Standar Mutu dan Ketertelusuran CPO

Share this article
Example 468x60
Lampungupdate.com–Persaingan industri kelapa sawit saat ini tidak lagi semata-mata ditentukan oleh kemampuan menghasilkan minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dalam jumlah besar. Kepastian pasokan, konsistensi mutu, hingga asal-usul bahan baku kini semakin menjadi pertimbangan utama bagi para pembeli, terutama di pasar global.
Perubahan tuntutan tersebut mendorong berbagai produsen sawit untuk memperkuat pengelolaan dari kebun hingga pabrik. Selain menjaga tingkat produktivitas, perusahaan juga dituntut mampu menunjukkan bahwa produk yang dipasarkan berasal dari rantai pasok yang dikelola dengan memperhatikan aspek lingkungan dan sosial.
Kondisi tersebut menjadi perhatian serius bagi subholding PTPN III (Persero), yaitu PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo yang merupakan bagian dari Holding Perkebunan Nusantara (PTPN Group). Perusahaan menyatakan terus memperkuat konsistensi produksi sekaligus memperluas cakupan sertifikasi keberlanjutan.
Berdasarkan catatan kinerja pada semester I-2026, PTPN IV PalmCo sukses membukukan produksi CPO dengan angka lebih dari 1,2 juta ton. Pada periode yang sama, tingkat rendemen CPO tercatat berada di angka 23,47 persen dengan rata-rata produktivitas mencapai 2,18 ton per hektar.
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K Santosa, menyatakan bahwa konsistensi mutu dan keandalan pasokan merupakan elemen vital dalam menjaga hubungan baik dengan pelanggan. Mayoritas pelanggan perusahaan sendiri berasal dari segmen antarperusahaan atau business to business (B2B).
Jatmiko menambahkan bahwa para pelanggan di sektor industri sangat membutuhkan jaminan bahwa bahan baku yang diserap diproduksi melalui tata kelola agronomi serta pabrik yang efisien. Capaian produksi dan rendemen pada paruh pertama tahun ini pun dinilai menjadi indikator penting kinerja operasional perusahaan.
Namun demikian, ukuran kualitas produk sawit kini terus berkembang melampaui standar teknis semata. Bagi para pembeli, khususnya yang terhubung langsung dengan pasar ekspor, informasi transparan mengenai sumber bahan baku menjadi persyaratan mutlak dalam rantai pasok.
Menanggapi hal tersebut, Direktur Pemasaran dan Sistem Manajemen PTPN IV PalmCo, Rury C Baskoro, menegaskan bahwa transparansi dan ketertelusuran atau traceability merupakan hak pelanggan yang wajib dipenuhi. Hingga semester I-2026, sebanyak 67 pabrik kelapa sawit dan 124 kebun kelolaan PalmCo telah mengantongi sertifikasi Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO).
Sertifikasi berkelanjutan ini menjadi instrumen penting bagi pelaku industri untuk membuktikan penerapan standar pengelolaan lingkungan, kondisi kerja, dan hubungan masyarakat yang baik. Penguatan aspek tersebut dinilai semakin relevan di tengah tren peningkatan tuntutan pasar terhadap prinsip-prinsip environmental, social, and governance (ESG).
Melalui momentum Hari Pelanggan Nasional, PTPN IV PalmCo berkomitmen untuk terus menjaga mutu, pasokan, serta ketertelusuran CPO demi mempertahankan akses pasar yang semakin kompetitif. Pelayanan kepada pelanggan kini tidak hanya berhenti pada pengiriman barang, tetapi juga memastikan produk memenuhi standar global yang kian kompleks.(**/red)
Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *